Pengertian Deposito, Tabungan, dan Bank Digital di Indonesia

Mengenal lebih dekat Deposito, Tabungan, dan Bank Digital yang didalam Bank Digital ada keduanya dalam genggaman kamu.

Apa Itu Deposito?

Deposito adalah produk simpanan di bank yang pencairannya hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan antara nasabah dan pihak bank. Deposito dapat menggunakan mata uang rupiah maupun mata uang asing, serta bisa diperpanjang otomatis melalui fitur Automatic Roll Over (ARO).

Berbeda dengan tabungan biasa, deposito menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi sehingga sering dijadikan pilihan investasi jangka pendek hingga menengah dengan risiko rendah.

Jenis-Jenis Deposito

1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka merupakan simpanan yang pencairannya dilakukan berdasarkan tenor tertentu, mulai dari 1, 3, 6, 12 hingga 24 bulan.

Ciri-ciri deposito berjangka:
  • Diterbitkan atas nama perorangan maupun lembaga.
  • Memiliki tingkat bunga tetap sesuai kebijakan bank.
  • Bunga dapat dibayarkan setiap bulan atau saat jatuh tempo.
  • Pencairan sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan penalti.
  • Nominal tertentu dikenakan pajak bunga deposito.

2. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah simpanan berjangka yang diterbitkan tanpa mencantumkan nama pemilik dalam bentuk sertifikat.

Karakteristik sertifikat deposito:
  • Memiliki jangka waktu 1, 3, 6, hingga 12 bulan.
  • Bisa diperjualbelikan kepada pihak lain.
  • Pembayaran bunga dapat dilakukan di muka, tiap bulan, atau saat jatuh tempo.
  • Dapat dicairkan secara tunai maupun non-tunai.

Keuntungan Memiliki Deposito

Berikut beberapa keuntungan deposito yang perlu kamu ketahui:
  • Tingkat bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa.
  • Cocok untuk perencanaan keuangan jangka panjang.
  • Bisa dijadikan agunan atau jaminan kredit.
  • Dana lebih aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  • Membantu mengontrol pengeluaran karena dana tidak bisa diambil sewaktu-waktu.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuka Deposito

Sebelum membuka deposito, perhatikan beberapa hal berikut:
  • Pastikan kamu menerima bilyet deposito atau sertifikat deposito sebagai bukti kepemilikan.
  • Periksa tingkat suku bunga deposito yang berlaku.
  • Pastikan bunga deposito masih sesuai ketentuan LPS agar tetap dijamin.
  • Ketahui biaya penalti jika mencairkan deposito sebelum jatuh tempo.
  • Saat pencairan, nasabah wajib menandatangani formulir pencairan dana.

Perbedaan Deposito dan Tabungan

Tabungan adalah simpanan yang bisa diambil kapan saja, sedangkan deposito hanya dapat dicairkan setelah melewati jangka waktu tertentu.

Berikut perbedaan deposito dan tabungan secara lengkap:

1. Setoran Minimal

Tabungan umumnya memiliki setoran awal ringan mulai dari Rp50.000. Sementara deposito membutuhkan dana lebih besar, biasanya mulai dari Rp8 juta hingga Rp10 juta tergantung kebijakan bank.

2. Jangka Waktu Penarikan

Tabungan dapat ditarik kapan saja melalui ATM atau mobile banking. Deposito hanya dapat dicairkan saat jatuh tempo sesuai tenor yang dipilih.

3. Fleksibilitas

Tabungan lebih fleksibel untuk transaksi harian. Deposito lebih cocok untuk menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu agar tidak mudah digunakan.

4. Tingkat Bunga

Bunga deposito umumnya lebih tinggi dibanding tabungan. Deposito bisa memberikan bunga sekitar 5–6,5% per tahun, sedangkan tabungan rata-rata hanya sekitar 1–2% per tahun tergantung saldo dan kebijakan bank.

5. Perencanaan Keuangan

Tabungan cocok untuk kebutuhan harian dan dana darurat. Deposito lebih cocok digunakan untuk investasi aman dan tujuan keuangan jangka panjang.

6. Bukti Kepemilikan

Nasabah tabungan biasanya mendapatkan buku tabungan dan kartu ATM. Sementara pemilik deposito akan memperoleh bilyet deposito sebagai bukti simpanan.

Pengertian Bank Digital

Bank digital adalah layanan perbankan berbasis online yang memungkinkan seluruh aktivitas perbankan dilakukan melalui smartphone tanpa harus datang ke kantor cabang.

Mulai dari buka rekening, transfer uang, pembayaran tagihan, menabung, hingga menutup rekening dapat dilakukan secara online selama 24 jam nonstop.

Daftar Bank Digital Populer di Indonesia

Beberapa bank digital populer di Indonesia antara lain:
  • Bank Jago
  • Jenius
  • Digibank DBS
  • TMRW by UOB
  • D-Save Danamon
  • PermataME

Keunggulan Bank Digital

Bank digital memiliki banyak kelebihan dibanding bank konvensional, seperti:
  • Proses buka rekening lebih cepat dan praktis.
  • Gratis transfer antar bank pada syarat tertentu.
  • Bebas biaya admin di beberapa layanan.
  • Bisa tarik tunai di ATM Bersama atau VISA.
  • Memiliki fitur pengelolaan keuangan modern.
  • Tersedia fitur tabungan otomatis dan deposito online.

Fitur Deposito di Bank Digital

Beberapa aplikasi bank digital seperti Jenius dan Bank Jago menyediakan fitur deposito langsung melalui aplikasi.

Fitur Menarik di Jenius

Jenius memiliki beberapa fitur unggulan seperti:
  • Flexi Saver
  • Dream Saver
  • Maxi Saver

Fitur Menarik di Bank Jago

Bank Jago memungkinkan pengguna:
  • Membuat kantong tabungan sesuai kebutuhan.
  • Mengatur nama deposito sendiri.
  • Menentukan jangka waktu deposito.
  • Mengunci dana agar tidak mudah digunakan.

Fitur-fitur tersebut sangat membantu untuk menabung dan mengatur keuangan jangka panjang secara lebih disiplin.

Kesimpulan

Deposito merupakan produk simpanan dengan bunga lebih tinggi yang cocok untuk investasi aman dan perencanaan keuangan jangka panjang. Sementara tabungan lebih fleksibel untuk kebutuhan sehari-hari.

Di era digital saat ini, kehadiran bank digital mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keuangan secara online, termasuk menabung dan membuka deposito langsung dari smartphone.

Dengan memahami perbedaan deposito, tabungan, dan bank digital, kamu bisa memilih produk keuangan yang paling sesuai dengan kebutuhan finansialmu.

Sumber:
  • OJK | Sikapi Uangmu
  • IDX
  • Bisnis Indonesia

Penulis:
Ardy S.W.

Posting Komentar